Mengenal Roasting, Tahapan Paling Penting untuk Cita Rasa Kopi

Tahapan Paling Penting untuk Cita Rasa Kopi

Kopi bagi sebagian orang tidak hanya minuman yang mengandung kafein namun juga merupakan salah satu seni. Seni dalam pembuatan kopi tidak hanya pada pembuatan art seperti pada latte art, namun juga pada bagaimana cara roasting atau proses penyangraian biji kopi. Proses inilah yang memegang peranan penting untuk menentukan rasa dari kopi yang akan diseduh. Jika salah dalam proses roasting maka rasanya kopinya tidak maksimal walaupun menggunakan biji kopi terbaik baik dari dalam negeri atau luar negeri.

Untuk mengolah biji kopi Indonesia menjadi kopi yang rasanya nikmat, maka dibutuhkan alat tertentu untuk proses roasting. Namun, selain proses roasting yang biasanya menggunakan mesin kopi, Anda bisa juga menggunakan peralatan masak di rumah misalnya dengan oven, teflon dengan cara tertentu. Pada dasarnya, terdapat 5 fase roasting. Pertama adalah pengeringan/drying. Biji kopi yang diperoleh, misalnya biji kopi di Indonesia dengan kualitas terbaik memiliki kandungan air 7-11% sehingga bijinya padat. Pada proses ini, biji kopi akan menyerap kandungan panas saat di mesin roasting dan menguapkan kandungan air sehingga proses ini butuh panas dan energi yang cukup besar.

Kedua adalah penguningan atau yellowing. Di tahapan ini, reaksi kecoklatan akan terlihat dan biji kopi sudah mulai beraroma beras basmati. Kulit biji kopi di tahapan ini akan mulai mengelupas melalui sistem aliran udara pada alat kopi yang disebut dengan roaster. Kulit sekam tersebut dibuang agar tidak menimbulkan kebakaran.

Ketiga adalah pemecahan pertama atau first crack. Kopi dari supplier biji kopi yang terbaik seperti biji yang disediakan Tanamera yang sudah melalui proses drying dan yellowing akan berubah coklat yang disebabkan karena pencampuran gas CO2 dan H2O yang menguap di dalam biji kopi. Saat 2 kandungan tersebut mencapai puncak maka biji kopi akan memecah atau cracking yang ditandai seperti bunyi kacang pecah. Pada tahapan yang ketiga inilah rasa dan karakter biji kopi akan terbentuk.

Keempat adalah roast development. Setelah cracking pertama terjadi, biji kopi cenderung memiliki tekstur yang lebih lembut di permukaannya walaupun belum secara menyeluruh. Fase roasting inilah yang nantinya akan menentukan warna terakhir dari biji kopi dan tingkatan roasting. Fase kelima adalah second crack atau pecahan kedua yang ditandai dengan bunyi cracking yang lebih ringan dan lembut. Biji kopi dari distributor biji kopi pilihan ini akan mengeluarkan minyak kopi alami yang muncul di permukaan biji. Pada proses inilah rasa baru dari kopi akan berkembang dan terbentuk sehingga kopi tersebut memiliki cita rasa tersendiri.

Setelah tahapan roasting selesai, maka biji kopi dari Tanamera Coffee sudah siap untuk mulai proses selanjutnya misalnya coffee resting, brewing dan penyajian kopi yang bisa dinikmati oleh pengunjung dan penikmat kopi. Tanamera Coffee Indonesia merupakan roastery pertama yang ada di Thamrin City tempat Anda tidak hanya bisa menikmati berbagai sajian kopi dari biji kopi pilihan terbaik namun juga menjadi tempat dimana Anda bisa mengikuti pelatihan misalnya barista, brewing, espresso basic dan latte art basic.

Tanamera juga jual biji kopi yang terbaik jenis dari Indonesia. Tanamera bekerja sama dengan petani kopi seperti jenis kopi Malbar yang memiliki karakteristik rasa yang lebih mild dan clean. Di tempat yang sudah memiliki cabang selain di Thamrin yaitu di Serbong, Kebayoran One Pasific Place dan Pantai Indah Kapuk ini memiliki tempat yang cozy sehingga akan membuat Anda lebih santai dan nyaman sambil menikmati secangkir kopi pilihan khas Tanamera.




WhatsApp chat