Cari Bantuan Ini Saat Ketuban Pecah Dini

Ketuban Pecah

Kantung ketuban mempunyai dinding yang sangat tipis, kantung ini berisi cairan serta janin selama masa kehamilan, normalnya ketuban akan pecah saat akhir kala I atau kala II di pembukaan lengkap ketika proses persalinan. Jika ketuban pecah dini sebelum janin berusia 37 minggu, dan sebelum terdapat pembukaan mulut rahim sebesar 4 cm, lebih baik Anda segera menghubungi dokter atau petugas kesehatan yang lainnya.
ketuban pecah dini

Apa gejala dari ketuban yang pecah dini? Ketuban yang pecah sebelum waktunya, nantinya cairan ketuban akan keluar tiba-tiba di liang vagina dengan jumlah yang banyak, serta tidak bisa dihentikan. Cairan ketuban ini memiliki warna yang putih sedikit keruh, mirip dengan air kelapa muda yang tercampur dengan lanugo atau rambut halus janin serta memiliki kandungan lemak di kulit bayi.Ketuban yang pecah biasanya tidak menimbulkan rasa sakit seperti mules, pegal-pegal dan yang lainnya. namun, jika Anda mengalaminya, Anda harus sesegera mungkin mencari pertolongan, karena jika semakin cepat ditangani akan semakin kecil pula resiko terjadinya komplikasi seperti infeksi kuman yang berasal dari luar, persalinan secara teratur, gangguan peredaran darah atau tali pusat yang dapat mengganggu keselamatan janin.

Secara umum, penyebab dari ketuban pecah dini ini berkaitan dengan infeksi seperti infeksi kuman, bakteri yang bisa menyebabkan selaput ketuban menjadi lemah dan tipis. Lantas, bagaimana agar ketuban tidak pecah sebelum waktunya? Berikut tips yang dapat Anda ikuti, antara lain:

  • Mengkonsumsi vitamin C. Vitamin ini merupakan kebutuhan nutrisi harian yang dapat mengurangi resiko ketuban pecah sebelum waktunya, konsumsi vitamin sejak usia 4 bulan,
  • Istirahat dengan cukup selama masa-masa kehamilan, jangan melakukan pekerjaan yang berat secara fisik untuk kesehatan janin,
  • Bagi Anda yang memiliki gejala ketuban pecah sebelum waktunya lebih baik Anda menghindari melakukan hubungan seksual terlebih bila mempunyai mulut rahim lemah,
  • Konsumsi makanan yang bergizi seimbang, selain itu Anda juga dapat mengkonsumsi susu ibu hamil agar lebih kuat. Pilih susu ibu hamil seperti LACTAMIL.



WhatsApp chat